Alur data selengkapnya
1) Cadangan WhatsApp Anda didekripsi dengan kunci Anda di perangkat Anda — di proses latar browser atau di dalam aplikasi Android. 2) Pesan masuk ke basis data lokal; media tetap berupa file yang dinamai menurut hash-nya. 3) Jika Anda mau, cadangan diunggah ke folder aplikasi tersembunyi (appDataFolder) pada Google Drive Anda sendiri, hanya dengan cakupan drive.appdata. 4) WaChat Web membaca file yang sama dari Drive langsung ke browser dengan token Anda sendiri.
Apa yang disimpan server kami
ID akun Anda (Firebase Auth), status langganan Anda (paket, masa berlaku, grup harga), dan — hanya jika Anda menautkan browser lewat aplikasi — token penyegar Drive yang dienkripsi dengan Cloud KMS untuk tiap perangkat tertaut, dan bisa dicabut dari aplikasi. Tidak ada file chat, tidak ada media, tidak ada kunci WhatsApp, tidak ada frasa sandi.
Menautkan browser dengan kode
Browser membuat sepasang kunci dan kode 8 karakter sekali pakai yang berlaku 3 menit. Aplikasi menyetujuinya dengan token akun Anda, lalu server mengenkripsi token masuk itu ke kunci publik browser — sehingga orang yang bisa membaca catatannya sekalipun tidak akan bisa memakainya.
Enkripsi frasa sandi opsional
AES-256-GCM dengan kunci yang diturunkan lewat PBKDF2 (200.000 iterasi) dari frasa sandi pilihan Anda. Salt-nya disimpan bersama cadangan; frasa sandinya tidak. Jika Anda melupakannya, tidak ada cara memulihkannya — kami pun tidak bisa.
Izin
Android: Drive (hanya appdata), akses ke folder WhatsApp melalui pemilih file bawaan sistem, kontak secara opsional untuk nama, dan notifikasi. Web: tidak ada selain file dan folder yang Anda pilih sendiri; izin penyimpanan permanen diminta agar browser tidak menghapus chat Anda.
Pengungkapan yang bertanggung jawab
Semua hal di atas sesuai dengan kebijakan privasi dan formulir keamanan data Google Play. Jika Anda menemukan celah, tulislah ke security@wachatplus.com; kami menjawab dalam dua hari kerja dan mencantumkan nama pelapor yang bersedia disebut.