2 menit baca
Kenapa ekspor chat WhatsApp berhenti di 40.000 pesan
Batas ekspor itu nyata dan mudah tersentuh. Berikut asal angkanya, cara mengetahui apakah ekspor Anda terpotong, dan apa yang sebaiknya dilakukan.
By WaChat
Jika Anda pernah mengekspor chat yang panjang lalu mendapati isinya dimulai mendadak di tengah sebuah kalimat dari tahun 2022, tidak ada yang salah. Itu fiturnya bekerja sebagaimana dirancang.
Dua angka itu
"Ekspor chat" milik WhatsApp punya dua batas, dan yang mana yang berlaku bergantung pada pilihan yang Anda buat di dialognya:
| Pilihan ekspor | Pesan yang disertakan |
|---|---|
| Lampirkan media | 10.000 terbaru |
| Tanpa media | 40.000 terbaru |
Kata yang penting adalah terbaru. Ekspor diambil dari ujung percakapan ke belakang. Ketika jatahnya habis, ekspor berhenti begitu saja, tanpa peringatan, tanpa penanda, dan tanpa keterangan di dalam file bahwa ada yang hilang.
Kenapa batas itu ada
Ekspor dibuat untuk membagikan sebuah chat, bukan untuk mengarsipkannya — sebuah bukti yang Anda kirim ke seseorang, sebuah perdebatan yang Anda teruskan ke teman, sebuah bukti yang Anda serahkan kepada pengacara. Prosesnya berjalan di ponsel Anda, menahan hasilnya di memori, lalu meneruskannya ke lembar berbagi. Chat grup lima tahun beserta medianya akan berukuran beberapa gigabita; ponsel akan kehabisan memori dan tujuan berbaginya akan menolak file itu.
Jadi batas itu bersifat praktis. Ia hanya sangat tidak sepadan dengan cara orang benar-benar memakainya.
Cara mengetahui apakah milik Anda terpotong
Buka file .txt-nya lalu lihat baris pertamanya. Jika percakapan Anda dimulai pada 2019 dan baris pertamanya bertanggal musim semi lalu, hasil ekspornya terpotong. Dua tanda lain:
- File itu tidak memuat baris
Pesan dan panggilan dienkripsi secara ujung ke ujungyang ditulis WhatsApp di awal sekali sebuah chat. - Jumlah barisnya mencurigakan dekat dengan angka bulat 10.000 atau 40.000.
Anda juga bisa menghitung: 40.000 pesan kira-kira setara 22 pesan sehari selama lima tahun. Chat grup yang aktif melewatinya dalam setahun.
<Media tidak disertakan> adalah kehilangan kedua yang terpisah
Bahkan di dalam batas itu, hasil ekspor tetap membuang isi:
- Memilih "tanpa media" mengganti setiap foto, video, stiker, pesan suara, dan dokumen dengan
<Media tidak disertakan>. - Memilih "lampirkan media" mempertahankan filenya tetapi menarik batasnya turun ke 10.000 pesan, dan tetap melewatkan video yang lebih besar pada sebagian perangkat.
- Pesan sekali lihat, pesan yang dihapus, dan reaksi tidak selamat dengan cara mana pun.
Jadi ekspor memaksakan sebuah pertukaran: seluruh percakapan sebagai teks polos, atau sepertiganya lengkap dengan gambar.
Apa yang sebaiknya dilakukan
Cadangan terenkripsi milik WhatsApp sendiri tidak punya batas seperti itu. File msgstore.db.crypt15 di ponsel Anda memuat setiap pesan di setiap chat, karena ia dibuat untuk memulihkan perangkat, bukan untuk membagikan percakapan.
Anda sudah memegang kuncinya: kode 64 digit dari Setelan → Chat → Cadangan chat → Cadangan terenkripsi ujung ke ujung. Dengan file dan kunci itu, WaChat mendekripsi cadangannya di perangkat Anda sendiri lalu membaca riwayat lengkapnya — kami sudah menguji chat berisi 336.000 pesan beserta medianya, lebih dari delapan kali lipat dari yang akan diberikan ekspor.
Tambahkan folder WhatsApp/Media Anda dan foto serta pesan suara kembali menempel pada pesan yang tepat.
Ringkasnya
Batas ekspor adalah 10.000 pesan dengan media dan 40.000 tanpa media, dihitung dari pesan terbaru ke belakang, tanpa peringatan saat memotong. Jika percakapan Anda lebih panjang dari itu — dan jika umurnya lebih dari beberapa tahun, kemungkinan besar memang lebih panjang — ekspor cadangannya, bukan chat-nya.